1. Siapakah di bawah ini yang bukan termasuk dalam keanggotaan Panitia Sembilan . . .
a. Ir. Soekarno
b. Mr. Soepomo
c. Mr. Muhammad Yamin
d. Mr. A.A. Maramis
e. Abdul Kahar Muzakir
2. Dibawah ini yang merupakan contoh pelaksanaan kesusilaan Pancasila menurut buku Sutasoma . . .
a. Tidak boleh bergosip
b. Tidak boleh mengadu domba
c. Tidak boleh berkata kasar
d. Tidak boleh melakukan riba
e. Tidak boleh melakukan kekerasan
3. Siapakah ketua dari BPUPKI . . .
a. Drs. Mohammad Hatta
b. Haji Agus Salim
c. Ir. Soekarno
d. Dr. Radjiman Wedyodiningrat
e. Mr. Muhammad Yamin
4. Sebutkan isi gagasan pada sidang BPUPKI pada tanggal 31 Mei 1945 . . .
a. Persatuan
b. Kebangsaan Indonesia
c. Perikemanusiaan
d. Ketuhanan yang berkebudayaan
e. Kesejahteraan rakyat
5. Sidang kedua BPUPKI pada tanggal 10-14 Juli 1945 membahas tentang, kecuali . . .
a. Rancangan undang-undang dasar
b. Kewarganegaraan Indonesia
c. Perumusan dasar negara
d. Ekonomi dan keuangan
e. Wilayah NKRI
Soal Hakikat Ideologi
1. Ideologi adalah alat untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam masyarakat, merupakan pengertian ideologi menurut . . .
a. Dr. Alfian
b. Prof. Notonagoro
c. Karl Mark
d. Gunawan Setiardja
e. A. Destutt de Tracy
2. Ideologi pertama kali dicetuskan oleh . . .
a. Kunto Wibisono
b. Dr. Alfian
c. Soerjanto Poespowardjo
d. Antoine Destutt de Tracy
e. M. Syafaat Habib
3. Beberapa fungsi ideologi bagi hidup dan kehidupan bangsa, antara lain kecuali . . .
a. Bekal dan jalan bagi seseorang untuk menemukan identitasnya
b. Kelemahan bagi seseorang dalam mencapai sebuah tujuan
c. Norma-norma yang menjadi pedoman dan pegangan bagi seseorang dalam bertindak
d. Menunjukkan tujuan dalam kehidupan manusia
e. Dapat dijadikan landasan untuk memahami dan menafsirkan dunia serta kejadian alam sekitarnya
4. Ideologi terbuka adalah suatu system pemikiran terbuka yang memiliki ciri-ciri antara lain . . .
a. Bukan merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat
b. Isi ideologi tidak hanya nilai-nilai dan cita-cita
c. Mencakup atau mengurusi semua bidang kehidupan
d. Tidak diciptakan oleh negara, tetapi ditemukan oleh masyarakat sendiri
e. Menuntut masyarakat untuk memiliki kesetiaan total dan kesediaan untuk berkorban bagi ideologi tersebut
5. Arti penting ideologi bagi suatu negara, kecuali. . .
a. Melalui ideologi mampu membangkitkan kesadaran akan kemerdekaan
b. Ideologi memberikan arah dan tujuan jelas menuju kehidupan yang dicita-citakan
c. Ideologi mampu memperparah sebuah konflik
d. Suatu negara dapat berdiri kukuh dan tidak mudah terpengaruh oleh ideologi lain
e. Dapat mempersatukan keberagaman suku, ras, dan agama dalam sebuah negara
Uji Kompetensi 2 hal 12
1. Mengapa bangsa Indonesia bersedia mengamalkan nilai-nilai Pancasila?
Karena didalam Pancasila terkandung pandangan hidup dan kepribadian rakyat Indonesia
2. Mengapa dibutuhkan sebuah ideologi dalam suatu negara?
Karena ideologi dapat diartikan sebagai gagasan-gagasan, ide-ide, keyakinan yang menyangkut kehidupan manusia sebagai pandangan hidup dalam mencapai tujuan. Sehingga dalam suatu negara dibutuhkan sebuah ideologi yang akan menghantarkan rakyat suatu negara mencapai tujuan yang diingkind. Tidak boleh melakukan riba
3. Tuliskan pengertian ideologi menurut A. Destutt de Tracy!
Ideologi adalah bagian dari filsafat yang merupakan ilmu yang mendasari ilmu-ilmu seperti pendidikan, etika, politik, dan sebagainya
4. Jelaskan yang dimaksud dengan dimensi idealisme!
Dimensi idealism adalah kadar atau kulitas idealisme yang terkandung di dalam ideologi atau nilai-nilai dasarnya
5. Sebutkan ciri-ciri ideologi tertutup!
- Bukan merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat
- Apabila suatu kelompok tersebut berhasil menguasai suatu negara, ideologi tersebut akan dipaksakan kepada masyarakat
- Bersifat totaliter, artinya mencakup atau mengurusi semua bidang kehidupan
- Pluralisme pandangan dan kebudayaan ditiadakan, hak asasi tidak dihormati
- Menuntut masyarakat untuk memiliki kesetiaan total dan kesediaan untuk berkorban bagi ideologi tersebut
- Isi ideologi tidak hanya nilai-nilai dan cita-cita, tetapi tuntutan-tuntutan konkret serta operasional yang keras, mutlak, dan total
Tidak ada komentar:
Posting Komentar